Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

BELAJAR MEMAHAMI "LEARNING HOW TO LEARN" & MEMBUAT DESIGN PEMBELAJARAN

Assalamu’alaikum..😄😍
Alhamdulillah kuliah matrikulasi batch 5 Ibu Profesional  kali ini udah memasuki minggu ke 5, para “mahasiswa” nya  yang terdiri dari ibu-ibu sholehah nan cantik jelita 😘 masih tetap semangat, iya semangat memperbaiki diri dalam membangun peradaban dari dalam keluarga.
Kali ini saya akan sharing materi minggu kelima dari kelas matrikulasi Ibu Profesional  yaitu :

📝 BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR ( Learning How to Learn)  📝

Melihat perkembangan dunia yang semakin canggih dapat kita rasakan bahwa dunia sudah berubah dan dunia masih terus berubah.

Perubahan ini semakin hari semakin cepat sekali.
Anak kita sudah tentu akan hidup di jaman yang berbeda dengan jaman kita. Maka teruslah mengupdate diri, agar kita tidak membawa anak kita mundur beberapa langkah dari jamannya.

Apa yang perlu kita persiapkan untuk kita dan anak kita ?

Kita dan anak-anak perlu belajar tiga hal :
1⃣Belajar hal berbeda

2⃣ Cara belajar yang berbeda
3⃣Semangat Belajar yang berbeda

🍀 Belajar Hal Ber…

Akibat Komunikasi Buruk Dalam Keluarga

Tau kan ya kasus  pembunuhan Yuyun? Seorang gadis 14 tahun yang diperkosa dan dibunuh oleh 14 orang ABG di Bengkulu. Kasus ini sampai mendatangkan psikolog ke rutan untuk mengulik kedalaman hati para pembunuh yuyun, mengingat mereka adalah remaja, masa depan bangsa, pelajar pulak yg sehari hari nya disekolah tempat orang orang terpelajar yang tidak sepatut nya melakukan perbuatan sekeji itu.
Ini lah kesimpulan jawaban dari tim psikolog “ 7 orang pembunuh Yuyun itu punya dendam dengan ibu nya karena komunikasi yang sangat buruk yang dibangun didalam keluarga”.
Pernah dengar kah kita tentang 12 gaya mendidik anak --yang sering disebut oleh Ibu Elly Risman seorang Psikolog- yang berujung pada ketidak harmonisan antara kita dan anak. Tidak ada kehangatan relasi antara orangtua dan anak.
hayuk di cek, jika masih terdapat gaya seperti dibawah ini, kita harus segera perbaiki pola pengasuhan kita:

1⃣Memerintah,
contoh: “Mama tidak mau dengar alasan kamu, sekarang masuk kamar dan bereskan kamarmu!…

Mendidik dengan Kekuatan Fitrah, NHW#4

Sampai minggu keempat saat ini saya merasa di bimbing oleh kuliah Matrikulasi IIP untuk menemukan misi spesifik diri dan juga keluarga dengan berbagai tugas Nice Homework yang diberikan. Alhamdulillah..

Kali ini saya diminta untuk tidak melupakan tugas-tugas sebelumnya dengan cara menggabungkan perenungan yang didapat dari Nice Homework pertama sampai ketiga ditambah dengan ilmu mendidik anak dengan kekuatan fitrah.
Berikut adalah tugas-tugas yang diberikan Meyakinkan diri dengan Jurusan Ilmu yang akan dikuasai di Universitas Kehidupan. Tugas : Mari kita lihat kembali Nice Homework #1, apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di universitas kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda inggin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?
Jawab :  Jurusan Ilmu yang saya pilih di universitas kehidupan yaitu Menulis. Saya  tidak akan merubahnya karena jurusan ilmu tambahan yang akan saya pelajari tetap akan saya tulis sebagai pengikat ilmu. Untuk memaks…

Rubeka Cafe, salah satu cafe yang ramah anak di Batam

Assalamu’alaikum, ,hai,,hai,, hai,,,
Kali ini saya mau ngeReview salah satu cafe di batam, nama nya RuBeKa Coffee.
Lain dari cafe yang biasa disinggahi, cafe ini cukup unik, banyak mainan dan barang-barang antik tersusun rapi. Saya tahu cafe ini dari salah satu teman yang buat mini meeting disini, dan setelah saya kepo maksimal dengan cafe ini saya baru tahu kalau nama RuBeKa adalah singkatan dari Rumah Barang Bekas. Nah jadi disini semua adalah barang second hand. Eitt tapi jangan memercingkan mata dulu loh karena kata “bekas”. Pemilik cafe ini menurut saya punya selera yang bagus dalam memilih barang, walaupun ini barang bekas pakai seperti nya beliau tidak sembarang dalam memilih, barang yang disini tuh unik-unik juga terawat kebersihan nya.
Mengusung konsep Coffee Shop dan toko, cafe ini bisa dijadikan pilihan untuk ngopi cantik sambil makan cemilan dan juga belanja. Wow penawaran yang menggiurkan buat para wanita penyandang status ibu seperti saya.
Cafe ini terdiri dari dua lantai,…

Review Film "Taare Zameen Par" mengenal disleksia melalui film

Lemari tempat besemayam para jilbab saya bongkar habis habisan, garuk garuk kepala sambil memutar kembali memori di otak, untuk menemukan jawaban dimana hilang nya salah satu jilbab kesayangan. Lemah terduduk di tumpukan jilbab dengan mata menerawang karena usaha saya belum membuahkan hasil. Akhhhhh menggerutu didalam hati “ Jaka Tarub mana yang tega mengambil jilbab saya?? Bukan apa apa kalau ga ada jilbab itu gimana saya mau pulang ke khayangan?”.😜😜
Belum puas ngubek ngubek lemari, saya beralih ngubek ngubek FB, mencari status teman yang mungkin saja  membuat sayembara menemukan jilbab saya dijalan. Terusss saya scroll kebawah kursor di Hape. Hasil pencarian juga nihil. Eh tetapi saya menemukan flyer film bollywood dengan judul “ Taare Zameen Par” di status salah satu guru parenting.
Yooklah kita tonton karena dari dulu juga ngefansnya sama film bollywood, saya cari film nya via youtube.
Film ini mengisahkan tentang seorang anak Sekolah Dasar bernama Ishaan Nandkishore Awasthi berum…

Mari Belajar Membangun Peradaban Bersama Keluarga

Membangun peradabaan hendaklah berawal dari dalam rumah sebagai pondasi sebuah bangunan peradaban. Suami dan istri yang diberi amanah anak-anak selayaknya menjalankan sungguh-sungguh tugas utama sebagai pembangun peradaban melalui pendidikan. " Mendidik anak-anak sesuai dengan kehendakNya, bukan mencetaknya sesuai keinginan kita".

Setiap manusia yang dihadirkan ke bumi ini sudah dilengkapi dengan "misi spesifiknya". Sekarang tugasnya adalah memahami kehendakNya dengan cara menemukan potensi unik masing-masing anggota keluarga.

Belajar menemukan potensi unik pada Suami "Coba ingat-ingat mengapa dulu memilih dia sebagai suami? Apa yang membuat kita jatuh cinta pada suami? Apakah saat ini masih bangga pada nya?"

Tugas nya kali ini adalah membuat surat cinta kepada suami dan jatuh cinta kembali padanya, melihat bagaimana respon suami setelah itu.

* Sambil menulis surat cinta ini air mata saya jatuh, mengingat betapa dia yang dipilihkan Allah untuk melengkapi s…

Wajah baru Happy Kiddy Nagoya Hill Batam

IHai Mom & Kids 😍😍
Buat anak-anak main itu adalah kebutuhan, dunia anak adalah dunia bermain. Anak-anak saya Ziya & Zaltan kalau ngajakin ke Mal itu arti nya ngajakin main di palyground, makan pop corn, beli ice cream, itulah arti nge Mal buat mereka.
Selasa malam di bulan Januari 2018, kami ke Mal Nagoya Hill Batam, biasa main di playground Happy Kiddy, tapi surprise buat kami bahwa tampilan nya berubah jadi lebih luas dan wahana bermain nya beragam.
Harga tiket masuk juga ga berubah tetap bagi yang member 30k dan non member 45k untuk unlimited play time. Di depan pintu masuk nya sudah disambut dengan permainan mobil mainan aki juga mainan animal riding tapi saya ga anjurkan untuk anak balita karena area untuk mainan mobil aki dan animal riding ini sempit jadi bisa nabrak kesana kemari.

Oiya sebaik nya kalau ada niatan main ke playground di mal, bawa kaos kaki dari rumah untuk anak juga pendamping nya, biar ga boros harus beli lagi. Tapi kalau mau beli di sediakan di counter…