Langsung ke konten utama

Review Film "Taare Zameen Par" mengenal disleksia melalui film


Lemari tempat besemayam para jilbab saya bongkar habis habisan, garuk garuk kepala sambil memutar kembali memori di otak, untuk menemukan jawaban dimana hilang nya salah satu jilbab kesayangan. Lemah terduduk di tumpukan jilbab dengan mata menerawang karena usaha saya belum membuahkan hasil. Akhhhhh menggerutu didalam hati “ Jaka Tarub mana yang tega mengambil jilbab saya?? Bukan apa apa kalau ga ada jilbab itu gimana saya mau pulang ke khayangan?”.😜😜

Belum puas ngubek ngubek lemari, saya beralih ngubek ngubek FB, mencari status teman yang mungkin saja  membuat sayembara menemukan jilbab saya dijalan. Terusss saya scroll kebawah kursor di Hape. Hasil pencarian juga nihil. Eh tetapi saya menemukan flyer film bollywood dengan judul “ Taare Zameen Par” di status salah satu guru parenting.

Yooklah kita tonton karena dari dulu juga ngefansnya sama film bollywood, saya cari film nya via youtube.

Film ini mengisahkan tentang seorang anak Sekolah Dasar bernama Ishaan Nandkishore Awasthi berumur 9 tahun yang menderita  kelainan Disleksia. Disleksia adalah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis.

Dengan kondisi nya itu Ishaan selalu dianggap bodoh bahkan idiot oleh guru-guru disekokahnya dan menjadi bahan tertawaan teman-teman disekolahnya. Orang tua nya pun tidak mengerti akan kelainan Ishaan ini, mereka selalu membandingkan Ishaan dengan abangnya Yohan yang selalu menjadi bintang kelas.

Orangtua Ishaan merasa putus asa karena diumur nya yang sekarang masih belum bisa baca dan tulis. Merekapun mengirim nya ke boarding school. Walaupun Ishaan tidak mau dan menganggap orangtua nya telah sengaja memisahkannya jauh dari keluarga.

Disekolahnya yang baru, setali tiga uang dengan sekolah lama nya, Ishaan tetap menjadi sasaran kemarahan guru-gurunya karena tidak ada peningkatan disetiap mata pelajaran. Ishaan pun stress dan mulai menjadi pendiam.

Sampai disuatu ketika, ada seorang guru seni bernama Ram Shankar Nikhumb, berbeda dengan guru-guru killer lain saat mengajar, Ram lebih enjoy cara mengajarnya, mengajak para murid bernyayi, menari, juga belajar di luar ruang kelas. Ram memperhatikan seorang anak  yang menarik perhatiannya karena pemurung dan tidak semangat belajar, anak itu tidak lain adalah Ishaan.

Ram pun mencari tahu tentang Ishaan dari beberapa guru juga teman sebangku Ishaan, dan juga mengamati buku tulis Ishaan. Dari berbagai sumber itulah Ram mengetahui bahwa Ishaan mempunyai kelainan disleksia.

Untuk menumbuhkan semangat belajar Ishaan, Ram bercerita tentang orang-orang hebat yang melukis sejarah dunia yang juga menderita disleksia seperti Albert Einstein, Leonardo Da Vinci, Walt Disney, Pablo Picasso, Neil Diamond, Agatha Christie, dan aktor Bollywood Abishek Bachan.

Ram : “ Kenapa aku menceritakan ini kepada kalian?" . orang-orang seperti ini adalah permata yang berhasil mengubah dunia. "Mereka melihat dunia dengan cara berbeda. Pemikiran mereka unik dan tidak ada yang mengerti. Mereka pun melawan. Sekarang mereka muncul sebagai pemenang dan dunia dibuat terkejut”.

Diakhir kelas Ram menahan Ishaan untuk berbicara kepada nya. Ram berkata bahwa diri nya dulu juga pengidap disleksia. Takajuik lah si Ishaan sekaligus senang bahwa bukan diri nya seorang saja yang punya kelainan dialeksia.

Ram pun mengajarkan Ishaan baca dan tulis dengan metode khusus bagi penderita disleksia. Bukan cuma itu Ram melihat bakat yang bersinar dari Ishaan yaitu melukis. Dengan kesabaran dan kasih sayang akhirnya Ram berhasil mengajarkan Ishaan baca dan tulis. Beliau juga mengadakan lomba melukis disekolah yang diikuti oleh para guru dan murid, ini bertujuan agar sekolah melihat bakat Ishaan yang luar biasa dan tidak lagi meremehkan nya. Ishaan pun memenangkan lomba melukis dan hasil karya nya dijadikan buku sampul tahuan sekolah.

Film ini saya anjurkan sekali untuk ditonton bersama keluarga, ini adalah film bollywood yang tidak ada selipan pornografi nya jadi aman ditonton oleh anak-anak dibawah umur. Bisa dikatagorikan sebagai film pendidikan.Film yang dibintangi dan disutradarai oleh Amir khan ini sangat menyentuh dan bisa menjadi bahan ajar tentang apa itu disleksia dan bagaimana cara menghadapinya.

Yuuk kita lihat review film lain nya di blog mbk Ely. Selamat nonton bersama keluarga 😍😘





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pantai Nuvasa Bay yang Instagrameble

Jalan yook ke Nuvasa Bay, Pantai yang terletak di Jl. Hang Lekiu, Sambau, Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau 29465 ini banyak "tawaran menarik" nya yesss menarik isi dompet untuk keluar tanpa tau jalan pulang lagi. Halaaahhh.
Bagi para pecinta foto dengan tujuan di apload ke sosmed dan ga pake parkir di galery untuk semalam, pantai ini surga sekali. Banyak spot foto yang cantik bagai dewi kayangan.
Harga tiket masuk nya lumayan murah kalau hanya untuk berpose cantik disini yaitu dewasa Rp.35.000/pax (12 thn keatas) & anak-anak Rp.25.000/pax (5 s/d 12 thn). Tiket masuk kamu bisa tukar dengan minuman dan makanan ringan disini nah ga rugi kan.hehehe.
Tapi kalau kamu suka berpetualang dan menyicipi berbagai water sport  ( banana boat, kayak, aqua adventure, dll ) dan land sport  ( latihan tembak, memanah, mangrove tour, dll ) disini, kamu harus menyiapkan buget lebih.
Untuk yang mau family time seperti saya dan tidak pada saat week end, jangan lupa bawa amunisi bekal yang…

Yook !! ke Taman Kelinci Batam

Assalamu’alaikum…
Warga batam sekarang patut berbangga loh pasal nya ga perlu jauh-jauh ke pulau jawa untuk mengunjungi taman kelinci. Karena hari Sabtu, 21 April 2018 sudah di buka untuk umum “Taman Kelinci” berlokasi di Jl. Ir. Sutami, Tanjung Pinggir,Sekupang. Tempat nya bersebrangan dengan Hotel Acacia di sekupang.
Wiiii seneng deh saya ada tempat seasik ini untuk mengedukasi anak-anak. Kebetulan sekali, Ziya & Zaltan baru beli buku tentang kelinci, berasa passsss banget tempat ini untuk kami singgahi. “Taman Kelinci” ini memiliki sekitar empat puluh ekor kelinci. Harga tiket masuk nya 10k untuk orang dewasa, sedangkan anak-anak 5k saja. Murahhhh kan???!!!
Diloket pembayaran tiket, pengunjung diberi seikat kecil sayuran kangkung untuk memberi makan kelinci. Tempat ini buka setiap hari, mulai pukul 08.00 - 16.00 Wib.
Pintu masuk ke Taman Kelinci
Anak-anak kelinci yang belum boleh keluar kandang dan belum boleh dipegang pengunjung

Disediakan area khusus untuk kelinci, area ini dipaga…

Water Boom Puri Selebriti Batam

Anak anak girang banget kalau diajak aktivitas air nih,,,apalagi berenang,,,wow langsung deh senyuman mengembang selama seminggu kedepan karena pasti bakal jadi bahan obrolan dirumah terus menerus mengingat setiap detail aktivitas berenang nya mereka.

Bertolak dari rumah jam 10.00 WIB, tujuan nya adalah pantai Nuvasa Bay , tapi oh tapi hari itu air laut surut rut rut walaupun udah kami tunggu sampai sore rupa rupa nya air ga mau pasang 😥

Takut mengecewakan anak anak yang udah sumringah dari malem sebelum berangkat, lagian juga malu sama peralatan renang lengkap yang udah dibawa. Mereka pasti mencibir karena udah dibawa tapi ga kepake. Huuuuuu.😝

Baiklah kita ganti tujuan renang aja, yaitu ke WATER BOOM PURI SELEBITI. Saya sih bilang ini mini water boom karena ga terlalu besar tempat nya tapi lumayan lengkap loh fasilitasnya. Waterboom ini nempel sama perumahan nya yaitu perumahan Puri Selebriti Batam Centre (yaiyalah, info macam apa ini) jadi kamu ga perlu ribet nyari alamat nya.
D…